Obligasi FR vs ORI: Mana yang Lebih Menguntungkan untuk Investasi Anda?

obligasi fr vs ori
Obligasi FR vs ORI: Mana yang Lebih Menguntungkan untuk Investasi Anda?

Perlu diketahui bahwa obligasi FR vs ORI adalah dua jenis Surat Berharga Negara (SBN) yang sering menjadi pilihan investor di Indonesia. Keduanya menawarkan imbal hasil menarik dengan tingkat risiko rendah karena dijamin oleh pemerintah. Namun, ada perbedaan mendasar yang membuat salah satu bisa lebih menguntungkan daripada yang lain, tergantung pada profil dan tujuan investasi Anda.

Definisi dan Karakteristik

Obligasi FR (Fixed Rate)

  • Surat utang negara yang diterbitkan di pasar sekunder.
  • Memiliki kupon tetap hingga jatuh tempo.
  • Bisa diperjualbelikan di pasar sekunder dengan harga yang berfluktuasi.
  • Cocok untuk investor yang mencari keuntungan dari capital gain dan pendapatan tetap dari kupon.

ORI (Obligasi Ritel Indonesia)

  • Jenis obligasi yang hanya bisa dibeli oleh individu Warga Negara Indonesia (WNI).
  • Dijual di pasar perdana dan bisa diperdagangkan di pasar sekunder.
  • Kupon tetap hingga jatuh tempo dan dibayarkan setiap bulan.
  • Biasanya memiliki tenor 3 tahun dan cocok untuk investor pemula yang ingin mendapatkan penghasilan pasif.

Likuiditas dan Fleksibilitas

Obligasi FR vs ORI memiliki perbedaan signifikan dalam hal likuiditas. Obligasi FR lebih sering diperdagangkan di pasar sekunder, sehingga lebih likuid dibandingkan ORI. Harga FR juga lebih fluktuatif karena dipengaruhi oleh suku bunga dan permintaan pasar.

Sementara itu, ORI lebih cocok untuk investor jangka menengah karena memiliki tenor tetap dan kupon yang tidak bisa berubah hingga jatuh tempo. Likuiditas ORI lebih rendah dibandingkan FR karena volume perdagangannya lebih kecil di pasar sekunder.

Imbal Hasil dan Risiko

Kupon dan Pajak

Kupon FR dan ORI sama-sama bersifat tetap. Namun, karena FR diperdagangkan di pasar sekunder, investor bisa mendapatkan yield yang lebih tinggi jika membeli dengan harga diskon. Pajak atas kupon kedua obligasi ini adalah 10%, lebih rendah dibanding pajak bunga deposito yang mencapai 20%.

Capital Gain dan Potensi Rugi

Obligasi FR memiliki peluang capital gain yang lebih besar jika suku bunga turun. Sebaliknya, jika suku bunga naik, harga FR bisa turun dan berisiko rugi jika dijual sebelum jatuh tempo. ORI juga bisa diperjualbelikan di pasar sekunder, tetapi harga pergerakannya cenderung lebih stabil dibandingkan FR.

Minimal Investasi dan Aksesibilitas

ORI lebih mudah diakses oleh investor ritel karena tersedia melalui platform online dengan minimal investasi yang rendah, biasanya mulai dari Rp1 juta. Sementara itu, FR lebih sering diperjualbelikan dalam satuan besar, sehingga lebih cocok untuk investor institusi atau individu dengan modal lebih besar.

Mana yang Lebih Menguntungkan?

  • Jika Anda ingin investasi jangka panjang dengan kemungkinan capital gain, FR bisa menjadi pilihan lebih baik.
  • Jika Anda ingin investasi dengan kupon tetap dan tanpa perlu repot memperhatikan fluktuasi harga di pasar sekunder, ORI lebih sesuai.
  • Jika suku bunga sedang tinggi dan berpotensi turun, membeli FR di harga diskon bisa lebih menguntungkan.
  • Jika Anda mencari investasi dengan minimal modal kecil dan stabilitas lebih tinggi, ORI lebih menarik.

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keuntungan Investasi

Pergerakan Suku Bunga

Suku bunga sangat berpengaruh terhadap harga obligasi, terutama untuk obligasi FR yang diperdagangkan di pasar sekunder.

Inflasi dan Nilai Tukar Rupiah

Inflasi yang tinggi bisa mengurangi daya beli pendapatan dari kupon obligasi. Fluktuasi nilai tukar rupiah juga bisa menjadi faktor penting, terutama jika dibandingkan dengan aset investasi lain seperti dolar AS atau emas.

Stabilitas Keuangan dan Tujuan Investasi

Jika tujuan investasi Anda adalah untuk mendapatkan penghasilan pasif yang stabil, ORI bisa menjadi pilihan yang lebih aman karena kuponnya tetap dan dibayarkan setiap bulan. Namun, jika Anda memiliki strategi investasi yang lebih fleksibel dan ingin memanfaatkan peluang capital gain, maka FR bisa lebih menarik.

Simulasi Perhitungan Keuntungan

Investasi di ORI

Misalnya Anda membeli ORI senilai Rp100 juta dengan kupon 6% per tahun.

Investasi di FR

Misalnya Anda membeli FR dengan harga pasar 95% dari nilai nominal Rp100 juta, dengan kupon 6% per tahun.

Bagaimana Cara Membeli FR dan ORI?

Membeli ORI

  • Pilih mitra distribusi.
  • Registrasi dan verifikasi akun.
  • Melakukan pemesanan.
  • Menerima kupon bulanan.

Membeli FR

  • Melalui pasar sekunder.
  • Analisis harga pasar.
  • Transaksi melalui sekuritas atau bank.
  • Menyusun strategi investasi.

Kelebihan dan Kekurangan Masing-Masing

FaktorObligasi FRORI
KuponTetapTetap
LikuiditasTinggi di pasar sekunderLebih rendah

Mana yang Harus Dipilih?

Jika Anda seorang investor pemula yang ingin investasi aman dengan kupon tetap dan risiko rendah, ORI lebih direkomendasikan. Namun, jika Anda siap dengan volatilitas harga dan ingin memanfaatkan peluang capital gain, obligasi FR bisa menjadi pilihan lebih menguntungkan.

Pada akhirnya, pemilihan antara obligasi FR vs ORI tergantung pada tujuan keuangan, toleransi risiko, dan strategi investasi Anda. Pastikan untuk melakukan riset sebelum mengambil keputusan agar bisa mendapatkan keuntungan optimal dari investasi obligasi.

Avatar of Gusti Wiratawan
Gusti Wiratawan adalah investor saham Indonesia yang aktif sejak 2014 dengan pendekatan "value investing" berbasis analisa fundamental. Ia berfokus pada penilaian bisnis menggunakan rasio seperti PER, PBV, ROIC, ROI, EV/EBITDA, dan Free Cash Flow untuk menemukan saham undervalued dengan margin of safety yang kuat. Berbekal pengalaman lebih dari satu dekade menghadapi berbagai siklus pasar, ia konsisten mengedukasi investor pemula melalui tulisan-tulisannya agar mampu memahami laporan keuangan, menghitung nilai intrinsik, dan berinvestasi secara rasional serta mandiri dalam jangka panjang.

Related Posts

Fomo Saham

FOMO Saham: Ini 5 Tanda Kamu Beli Saham Dengan “FOMO”.

“Bli, gue baru beli saham ini. Kata temen udah masuk rekomendasi, katanya sih bisa naik 50% dalam tiga bulan.” Begitu bunyi pesan WhatsApp yang masuk ke ponsel saya suatu siang…

Read more
ciri ciri saham gorengan

10 Ciri-Ciri Saham Gorengan: Waspadai Jebakan Manipulasi Pasar!

Selama lebih dari 10 tahun saya bergelut di pasar modal Indonesia, saya melihat sendiri bagaimana ciri ciri saham gorengan terus berulang. Bukan karena pelakunya tidak pernah ditangkap, tetapi karena selalu…

Read more
ROE Saham

ROE Saham Tinggi Bukan Jaminan! Pahami Konteks Industri & Sustainable ROE

Banyak investor pemula terjebak dalam mitos bahwa semakin tinggi ROE saham, semakin bagus perusahaan tersebut. Mereka berbondong bondong membeli saham dengan Return on Equity (ROE) di atas 20 persen tanpa…

Read more
price to earnings ratio

Memahami Price to Earnings Ratio Secara Kontekstual: Jangan Asal Membandingkan!

Dalam dunia investasi saham, price to earnings ratio atau PER adalah salah satu metrik valuasi yang paling populer dan sering digunakan. Banyak investor pemula langsung menyimpulkan bahwa saham dengan PER…

Read more
discounted cash flow untuk pemula

Discounted Cash Flow untuk Pemula: Panduan Lengkap

Pernahkah Anda membayangkan memiliki mesin waktu yang bisa membawa uang dari masa depan ke masa kini? Itulah tepatnya yang dilakukan oleh metode discounted cash flow untuk pemula. Metode ini adalah…

Read more
filosofi valuasi saham

Filosofi Valuasi Saham: Memahami Makna di Balik Angka

Dalam dunia investasi saham, kita sering mendengar istilah “murah” atau “mahal” untuk menilai suatu saham. Namun, filosofi valuasi saham mengajarkan kita bahwa penilaian tersebut tidak sesederhana membandingkan angka harga semata….

Read more

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *